Rabu, 20 April 2016

Resume Orientasi dan Penempatan SDM



ORIENTASI DAN PENEMPATAN


Orientasi merupakan suatu upaya untuk mensosialisasikan atau memperkenalkan nilai-nilai organisasi, pekerjaan, atau rekan kerja kepada pegawai baru baik secara formal maupun informal (Hariandja, 2007). Program orientasi merupakan suatu cara yang penting untuk membantu pegawai baru memenuhi tujuan-tujuan pribadi dan organisasi. 

Sinopsis Biografi Soeharto



Sinopsis Biografi Soeharto


Buku yang berjudul “GIMANA KABARMU, NAK, MASIH ENAK ZAMANKU, THO?” ini menceritakan tentang kerinduan masyarakat pada system pemerintahan yang dilaksanakan pada zaman Soeharto. Siapa Soeharto itu??... soeharto adalah presiden kedua republic Indonesia. Berikut biografi tentang Soeharto.

Sabtu, 09 April 2016




Sinopsis Novel “A Bowl Of Love”

Khaylila, ibu rumah tangga yang secara diam-diam menjalin hubungan lagi dengan bekas pacarnya (Hendra) dalam keadaan mengandung anak pertamanya dengan Angga. Tanpa sepengetahuan Angga, Lila begitu ia akrab disapa melakukan hal yang tak semestinya ia lakukan contohnya makan bersama Hendra, telfon telfonan di belakang Angga seperti halnya orang yang lagi pacaran. Setelah berjalan selama tiga bulan, Lila sadar bahwa apa yang dilakukannya salah. Sebelum perselingkuhan itu diketahui Angga, Khaylilapun memutuskan perselingkuhannya dengan Hendra.

Minggu, 20 Maret 2016

Makalah Pendekatan Perencanaan Pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Untuk memulai suatu kegiatan pasti diawali dengan suatu perencanaan, tanpa adanya perencanaan maka tidak akan ada kegiatan. Perencanaan merupakan hal pertama yang harus dilakukan. Begitu juga dengan sistem pendidikan, didalam pendidikan juga sangat diperlukan perencanaan. Perencanaan menurut M. Fakry dalam (Udin, 2011:4) diartikan sebagai suatu proses pembuatan serangkaian kebijakan untuk mengendalikan masa depan sesuai yang ditentukan. Perencanaan dapat pula diartikan sebagai upaya untuk memadukan antara cita-cita nasional dan resources yang tersedia yang diperlukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Oleh karena perencanaan memerlukan beberapa pendekatan agar perencanaan tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan atau dikehendaki. Adapun pendekatan perencanaan tersubut akan penulis uraikan didalam makalah ini.

Rabu, 09 Maret 2016

Rangkuman Rekrutmen



REKRUTMEN


Rekrutmen adalah proses menentukan dan menarik pelamar yang mampu untuk bekerja dalam suatu perusahaan (Veithzal Rivai dalam Suwatno, 2009:1). Proses ini dimulai ketika para pelamar dicari dan berakhir ketika lamaran mereka dikumpulkan yang hasilnya merupakan sekumpulan pelamar calon karyawan baru untuk diseleksi. Tujuan utama rekrutmen adalah menemukan pelamar-pelamar berkualifikasi yang akan tetap bersama perusahaan dengan biaya yang paling sedikit. Oleh karena itu, individu yang underqualified yang akan frustasi dan meninggalkan organisasi. Landasan program rekrutmen yang baik mencakup faktor-faktor berikut: (1) program rekrutmen memikat banyak pelamar yang memenuhi syarat, (2) program rekrutmen tidak pernah mengompromikan standar standar seleksi, (3) berlangsung atas dasar berkesinambungan. Menurut Rivai (dalam Suwatno 2011: 65) filosofi dan rekrutmen meliputi: (a) Mutu karyawan yang akan direkrut harus sesuai kebutuhan yang diperlukan, (b) Jumlah karyawan yang diperluakn harus sesuai dengan  job yang tesedia, (c) Biaya yang diperlukan diminimalkan, (d) Perencana dan keputusan strategis dengan perekrutan, (e) Fleksibiliti, dan (f) Pertimbangan hukum. Menurut Simamora (dalam Suwatno, 2011:66) kendala dalam rekrutmen meliputi: (1) Karakteristik organisasional, (2) Citra organisasi, (3) Kebijakan organisasional. Berbagai macam kebijakan yang dapat mempengaruhi perekrutan adalah sebagai berikut: (a) Kebijakan promosi internal, (b) Kebijakan kompensasi, (c) Kebijakan status kepegawaian, (d) Kebijakan pengangkatan internasional, (e) Rencana strategik dan rencana SDM, (f) Kebiasaan perekrut, (g) Kondisi eksternal, (h) Daya tarik pekerjaan, (i) Persyaratan pekerjaan. Tahap-tahap dari rekrutmen yakni: (1) Memperjelas posisi untuk diisi melalui perekrutan, (2) Memeriksa dan memperbaharuhi uraian serta spesifikasi pekerjaan untuk posisi yang dibutuhkan, (3) Mengidentifikasi sumber-sumber dari pelamar yang memenuhi syarat, (4) Memilih cara komunikasi yang paling efektif untuk menarik pelamar yang memenuhi syarat. Menurut Cardoso (dalam Suwatno, 2011: 71) menyatakan bahwa teknik-teknik rekrutmen sebagai berikut: (a) Teknik Rekrutmen yang Disentralisasikan, (b) Teknik Rekrutmen yang Didesentralisasikan. Mengevaluasi kesuksesan upaya-upaya perekrutan adalah penting, hal itu adalah cara utama untuk menemukan apakah upaya-upaya tersebut efektif dalam aspek waktu dan uang yang dikeluarkan. Menurut Mathis dan Jackson (dalam Suwatno, 2011:75) terdapat hal-hal umum yang perlu dievaluasi, yaitu: (1) Jumlah Pelamar, dan (2) Tujuan EEO yang Ingin Dicapai.


Sabtu, 20 Februari 2016

Makalah Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD)



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Manajemen peserta didik termasuk bagian dari manajemen sekolah secara keseluruhan. Manajemen sekolah tersebut meliputi: manajemen pengajaran, manajemen peserta didik, manajemen pendidik dan tenaga kependidikan, manajemen sarana dan prasarana, manajemen keuangan, manajemen kelas, manajemen hubungan sekolah dan masyarakat, manajemen layanan khusus pendidikan.
Diantara substansi manajemen pendidikan, manajemen peserta didik menduduki tempat yang sangat penting. Dikatakan demikian, karena sentral layanan pendidikan di sekolah ada pada peserta didik. Semua kegiatan yang ada di sekolah, baik yang berkenaan dengan manajemen pengajaran, tenaga kependidikan, prasarana dan sarana, keuangan, hubungan sekolah dengan masyarakat maupun layanan khusus pendidikan, diarahkan agar peserta didik mendapat layanan pendidikan yang handal.
Salah satu kegiatan manajemen peserta didik yang sangat penting adalah penerimaan peserta didik baru. Setelah peserta didik diterima dilakukan proses masa orientasi peserta didik (MOPD) yang sangat diperlukan peserta didik agar dapat memahami lingkungan sekolah, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, penyusun akan membahas tentang masa orientasi peserta didik baru.

Selasa, 09 Februari 2016

ROLE OF GOVERMENT FOR GRADUATE EDUCATIONAL ADMINISTRATION



ROLE OF GOVERMENT FOR GRADUATE
EDUCATIONAL ADMINISTRATION


Develop education in the administration requires knowledge and skills in the long-term. People often consider administration science are easy to learn, but in the reality more people worked in the adminitration section not too know about administration science. Administration science essentially from management science, because administration not in a certain time, but for a long time or continuous. Replied challenges, goverments not find alumnus educational administration, so education department decided to organize the department of educational administration or educational management. goverment describe alumnus of educational administration as education managers in the education office or school. Many confusing from alumnus educational administration about will be them after they pass in the educatinal administration. Like a new news make some university student become confuse, so many unviersity student change their majors.

Rabu, 20 Januari 2016



KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
Siti Parwati
Jurusan Administrasi Pendidikan

Abstrak: Dalam pengelolaan sekolah, kepala sekolah memiliki peranan yang sangat penting diantaranya sebagai Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader, Pencipta Iklim Kerja, dan Wirausahawan. Diantara semua peranan, seharusnya kepala sekolah lebih mementingkan peran dalam kepemimpinan pembelajaran. Kepemimpinan pembelajaran dilakukan dengan terus mendorong para guru untuk selalu belajar karena keberhasilan kepala sekolah dalam mendorong para guru akan mewujudkan guru yang profesional. Dampak dari guru yang profesional akan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompetensi tinggi sehingga siap bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Kata Kunci: Kepemimpinan Pembelajaran, MEA.

Sabtu, 09 Januari 2016

Resume Model Organisasi Pendidikan



Model Organisasi Pendidikan Sekolah (Sistem Persekolahan)

Menurut Schein (dalam Wahab, 2011:108) organisasi adalah koordinasi yang rasional dari aktivitas sejumlah orang dalam mencapai sejumlah tujuan yang jelas melalui pembagian kerja dan fungsi dan melalui hierarki kekuasaan dan tanggungjawab. Sedangkan menurut Etzioni (dalam Wahab, 2011:108) organisasi merupakan unit sosial atau perserikatan manusia yang sengaja didirikan dengan penuh pertimbangan akal sehat dalam mencapai tujuan yang diinginkan bersama. Menurut Herbert (dalam Winardi, 2003:08) organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas, dan tanggungjawab. Organisasi-organisasi formal, menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. Organisai-organisasi formal tahan lama dan terencana maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel. Contoh dari organisasi-organisasi formal, misalnya: universitas-universitas dan sekolah-sekolah.

Selasa, 21 April 2015

Cara Belajar Efektif dan Efisien


1. Pertama kali yang harus anda lakukan adalah menyiapkan sebuah buku yang berisi tentang materi pelajaran yang ingin dipelajari. Selain buku, mungkin ada juga ringkasan materi yang anda buat sendiri, atau hal lain yang berisikan materi yang ingin dipelajari.
  1. 2. Jika sudah, maka pelajarilah materi-materi yang ada didalamnya, sedikit demi sedikit, dari materi satu ke materi yang lain, dan lakukan pemahaman materi ini selama 20 menit.
    3. Jika sudah, maka berhentilah sejenak untuk istirahat guna menenangkan pikiran. Sebaiknya istirahat ini jangan lama-lama, cukup 5-10 menit saja. Ingat, istirahat yang dilakukan tidak boleh sambil mengerjakan hal-hal lain yang tidak penting seperti membaca SMS teman, Facebook-an, Twitter-an, dll. Disinilah fokus dan konsentrasi sangat dibutuhkan. Sangat dianjurkan pada saat istirahat, anda tenangkan pikiran anda dahulu seperti memperhatikan detikan jarum jam, atau hal lain yang membutuhkan dan memancing perasaan kita untuk fokus dan konsentrasi.
    4. Nah, jika anda sudah beristirahat dan menenangkan pikiran, saatnya anda untuk mengulang kembali materi-materi yang telah dipelajari dan dipahami selama 15 menit, setelah itu istirahat lagi selama 5-10 menit.
    5. Setelah itu, anda harus mengulang kembali materi yang telah anda pelajari dan anda pahami selama 10 menit. Nah, disini anda sudah mempelajari materi-materi sebanyak 3 (tiga) kali dengan waktu pertama 20 menit, kedua 15 menit, dan ketiga 10 menit dengan istirahat selama 5-10 menit setiap selesai mempelajari dan memahami suatu materi. Dengan demikian, anda sudah belajar memahami suatu materi pelajaran yang sudah diciptakan oleh pakar otak dunia yaitu Tony Buzan.

Senin, 20 April 2015

Memperingati Hari Kartini

Begini Aksi Polwan Aceh Peringati Hari Kartini di Jalan RayaBanda Aceh - Polisi Wanita (Polwan) Polresta Banda Aceh yang bertugas di satuan lalu lintas punya cara tersendiri dalam memperingati Hari Kartini. Dua personel Polwan mengenakan pakaian adat Aceh dan membagi-bagikan hijab kepada pengguna jalan yang lengkap surat-surat kendaraannya.

Aksi dua Polwan mengenakan pakaian adat dan sejumlah Polwan lain memakai seragam polisi lalu lintas berlangsung di Simpang Lima, Banda Aceh. Polwan yang mengenakan pakaian adat membawa sejumlah bingkisan berisi jilbab untuk dibagi-bagi kepada pengguna jalan yang menggunakan helm dan berhijab.

Jika setelah diperiksa surat-suratnya lengkap, bingkisan tersebut langsung diberikan kepada pengguna jalan. Selain hijab, petugas juga membagi-bagikan 500 helai bunga mawar serta buku saku panduan keselamatan berkendaraan (safety riding) kepada pengendara. Tidak ada tilang dalam operasi simpatik kali ini.

Saat Polwan tengah membagi-bagi bingkisan, tiba-tiba melintas sebuah sepeda motor yang membonceng perempuan tidak mengenakan helm. Polisi memberhentikan mereka. Petugas memberikan helm kepada mereka sambil mengingatkan agar selalu mengenakan helm saat berkendara.

Kasubdit I Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Polresta Banda Aceh, Ipda Rina Bintar Handayani, mengatakan, dua Polwan sengaja mengenakan pakaian adat dalam operasi simpatik hari ini karena bertepatan dengan peringatan hari Kartini. Ada sekitar 100 jilbab, 500 kuntum mawar dan puluhan helm yang dibagikan kepada pengguna kendaraan roda dua.

"Kami tidak menilang dan mengharapkan pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas," kata Rina kepada wartawan, Selasa (21/4/2015).

Menurutnya selama ini masih banyak perempuan yang enggan mengenakan helm karena sudah memakai jilbab. Hijab yang dijadikan bingkisan dibagikan kepada pengendara perempuan yang memakai jilbab dan helm.

"Helm ini untuk melindungi kepala dan tidak akan mengurangi kecantikan," ungkapnya.
Baca Juga: Memperingati Hari Kartini

Senin, 13 April 2015

HIDUP SEHAT

Cara Hidup Sehat Secara Alami

 

Banyak orang lebih memilih suplemen untuk mendompleng badan agar tetap fit. Bahkan ada juga yang menggunakan obat-obatan yang justru akan menimbulkan efek samping dikemudian hari. Penggunaan obat-obatan ini sebaiknya mulai anda tinggalkan karena anda dapat mencoba metode sederhana yang saya rangkum menjadi cara hidup sehat secara alami.

Selasa, 07 April 2015

DATA PENELITIAN BY PARWATI

Senin, 06 April 2015

Sejarah Nganjuk

Sejarah Nganjuk


Berbek,Cikal Bakal Kabupaten Nganjuk
anjeng Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo I :
Dalam uraian berikut ini lebih banyak menjelaskan tentang
3). Baca Akte Komisaris Daerah-daerah Keraton yang telah diambil alih oleh Residensi Kediri, yang ditandatangani di Semarang oleh Van Lawick Van Pabst. Dalam akte kolektif ini juga ditetapkan personalia pejabat-pejabat Kabupaten yang lain, seperti Patih, Mantrie, Jaksa, Mantri Wedono / Kepala Distrik, mantri Res dan Penghoeloe.
Perjalanan sejarah keberadaan Kabupaten Berbek “cikal bakal” Kabupaten Nganjuka sekarang ini. Dikatakan “cikal bakal” karena ternyata kemudian bahwa alur Sejarah Kabupaten Nganjuk adalah berangkat dari keberadaan KabupatenBerbek dibawah kepemimpinnan Radeen Toemenggoeng Sosrokoesoemo 1.
Kapan tepatnya daerah Berbek mulai menjadi suatu daerah yang berstatus kabupaten, kiranya masih sulit diungkapkan. Namun dari silsilah keluarga dan catatan:”Peninggalan Kepurbakalaan Kabupaten Nganjuk” tulisan Drs. Subandi, dapat diketahui bahwa bupati Berbek yang pertama adalah KRT. Sosrokoesoemo 1 (terkenal dangan sebutan Kanjeng Jimat).
Pada masa pemerintahanya dapat diselesaikan sebuah bangunan masjid yang bercorak hinduistis yang bernama masjid yoni Al Mubaarok. Terdapat sinengkalan huruf arab berbahasa jawa yang berbunyi:
Bagian depan :Ratu Pandito Tata Terus (1759)
Bagian Bawah :Ratu Nitih Buto Murti(1758)
Kanan/kiri: Ratu Pandito Tata Terus (1759)
Belakang: Ratu Pandito Tata Terus (1759)
Kanjeng Raden Toemenggoeng Sosrodirdjo
Setelah KRT Sosrokoesoemo meninggal dunia tahun 1760 (Leno Sarosa Pandito Iku), sebagai penggantinya adalah Kanjeng Raden Toemenggoeng Sosrodirdjo. Mendekati tahun 1811, Kabupaen Berbek pecah menjadi 2(dua), yaitu Kabupaten Berbek dan Kabupaten Godean. Sebagai bupati Godean adalah Raden Mas Toemenggoeng Sosronegoro II.
Kanjeng Radeen Toemenggoeng Sosrokoesoemo II:
Dalam perkembangan selanjutnya, sebagai tindak lanjut adalah perjanjian sepreh tahun 1830, yaitu adanya rencana penataan kembali daerah-daerah dibawah pengawasan dan kekuasaan Nederlandsch Gouverment,dengan SK 31 agustus 1830, ditetapkan bahwa Kabupaten Godean dinyatakan dicabut dan selanjutnya digabung dangan Kabupaten Berbek (yang terdekat). Dengan akte Komisaris daerah-daerah Keraton yang telah diambil alih dan ditandatangani oleh Van Lawick Van Pabst tanggal 16 juni 1831 di Semarang, ditunjuk sebagai bupati Berbek adalah Kanjeng Radeen Toemenggoeng Sosrokoesoemo II. Dari akte tersebut dapat diketahui bahwa Godean telah berubah statusnya menjadi Distri Godean, yang bersama-sama dengan distrik Siwalan dan distrik Berbek menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Berbek.
Raden Ngabehi Pringgodikdo :
KRT Sosrokoesoemo II(1830-1852)meninggal dunia tanggal 27 agustus 1852 karena menderita sakit paru-paru.yang ditunjuk sebagai penggantinya adalah Raden Ngabehi Pringgodikdo, patih dari luar Kabupaten Ngrowo, yang bukan termasuk garis keturunan / keluarga dari KRT.Sosrokoesoemo II. Pilihan jatuh pada Pringodikdo ini karena putra-putra dari KRT.Sosrokoesoemo II (Bupati yang telah meninggal) dianggap kurang mampu unuk menduduki jabatan bupati tersebut
Sedangkan Pringgodikdo dinilai lebih cakap dan berbudi pekerti yang baik, selain itu mempunyai pengalaman yang cukup daripada calon-calon lain yang diusulkan, sehingga dianggap mampu dan pantas untuk menggantikan KRT. Sosrokoesoemo II almarhum.
Pengangkatan Pringgodikdo sebagai bupati yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Jendral Nederlandsch India di Batavia, tanggal 25 November 1852. selanjutnya, apabila disimak dari isi surat residen Kedirie yang pertama, tanggal 20 September 1852 tetang pertimbangan-pertimbangan terhadap Pringgodikdo untuk diangkat menjadi Bupati Berbek adalah sebagai berikut:
“Kabupaten Berbek penting sekali, juga sangat luas, yang meliuti delapan distrik diwilayahnya, dan berbatasan dangan residen Madiun, Soerabaja, rembang, sehingga Policie disana seharusnya waspada…”
Menurut “Akte Komisaris daerah-daerah Kraton yang telah diambil alih “tanggal 16 Juni1831, bahwa dikabupaten Berbek terdapat 3(tiga) distrik, Kabupaten Nganjuk ada 2(dua) distrik dan Kabupaten Kertosono ada 3(tiga) distrik, sehingga jumlah keseluruhan ada 8(delapan) distrik, sama dengan yang disebutkan dalam SK di atas. Hal ini berarti sebelum KRT.Sosrokoesoemo II meninggal, telah terjadi suatu proses penghapusan Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kertosono yang meliputi distrik-distrik: Berbek, Goden, Siwalan (asli dari Kabupaten Berbek), Ngandjoek, Gemenggeng (berasal dari Kabupaten Ngandjoek), Kertosono, Waroe Djajeng, Lengkong (berasal dari Kabupaten Ketosono).
Raden Ngabehi Soemowilojo
Raden Ngabehi Pringgodikdo menjabat sebagai bupati Berbek lebih kurang 14 tahun, yaitu sampai dengan tahun 1866. setelah mangkat digantikan oleh Raden Ngabehi Soemowilojo, patih pada kadipaten Blitar dengan SK Gubernur Jendral Nederlandsch Indie tanggal 3 September 1866 No. 10. selanjutnya dengan SK Gubernur Jendral Nederlandsch Indie tanggal 21 oktober 1866 No.102 dia diberi gelar toemenggoeng dan diijimkan manamakan diri : Raden Ngabehi Soemowilojo.
6. Radeen Toemenggoeng Sosrokoesoemo III:
Raden Ngabehi Soemowilojo meninggal dunia tanggal 22 februari 1878. Untuk menduduki jabatan Bupati Berbek yang kosong tersebut telah diangkat Raden Mas Sosrokoesoemo III, Wedono dari Nederlandsch Indie tanggal 10 april 1878 No.9, menjadi Bupati Berbek. Bersama dengan itu diberikan totle jabatan: Toemenggoeng dan diijinkan menuliskan namanya Radeen Toemenggoeng Sosrokoesoemo. Pada masa pemerintahan Radeen Toemenggoeng Sosrokoesoemo III inilah terjadi suatu peristiwa yang amat penting bagi perjalanan sejarah pemerintahan di Nganjuk hingga sekarang ini. Peristiwa tersebut adalah adanya kepindahan tempat pusat pemerintahan dari kota Berbek menuju kota Nganjuk. Mengenai hal boyongan ini akan diuraikan nanti.
Raden Mas Toemenggoeng Sosro Hadikoesoemo :
Pada tanggal 28 September 1900, RM. Adipati Sosrokoesoemo III karena menderita sakit yang terus menerus sehingga terpaksa memberanikan diri mengajukan permohonan kepada Gubernur Jendral Nederlansch Indie untuk diberhentikan dengan hormat dari jabatan Negara dengan diberikan hak pensiun. Dan selanjutnya, memohon agar karirnya putra laki-laki tertuanya: Raden Mas Sosro Hadikoesoemo menggantikan jabatan sebagai Regent (Bupati) Berbek.
Berdasarkan Besluit Gubernur Jendral nederlansch Indie tanggal 2 Maret 1901 No 10, Pemerintahan Hindia Belanda memberhentiakan R.M. Adipati Sosrokoesoemo dan selanjutnya mengangkat redden Mas Sosro Hadikoesoemo sebagai Regent (Bupati) Berbek dan memberinya gelar Toemenggoeng dan mengijinkan menamakan dan menuliskan:Raden MAs Toemenggoeng Sosro Hadi Koesoemo.
Satu hal penting yang perlu dipehatikan pada masa jabatan RMT. Sosro Hadi Koesoemo ini adalah mulai digunakan sebutan: Regentschap (Kabupaten) Nganjuk, yang pada waktu-waktu sebelumnya masih di sebut Afdelling Berbek (Kabupaten Berbek). Tentang hal ini dapat dilihat pada Regeering Almanak 1852-19420.
Berikut ini adalah nama-nama Bupati Nganjuk setelah Raden Mas Sosro Hadi Koesoemo:
1936 - 1952 : R.T.A. Prswiro Widjojo
1943 - 1947 : R. Mochtar Praboe Maangkoenegoro
1947 - 1949 :Mr.R.Iskandar Gondowardjojo
1949 - 1951 : R.M.Djojokoesoemo
1951 -1955 : K.I Soeroso Atmohadiredjo
1955 -1958 : M. Abdoel Sjukur Djojodiprodjo
1958 -1960 : M. Poegoeh Tjokrosoemarto
1960 -1968 : Soendoro Hardjoamodjojo, SH
1968 - 1943 : Soeprapto,BA
1973 - 1978 : Soeprapto,BA
1978 - 1983 : Drs.Soemari
1983 - 1988 : Drs.ibnu Salam
1988 - 1993 : Drs.ibnu Salam
1933 - 1998 : Drs.Soetrisno R
1998 - 2003 : Drs.Soetrisno R, M.Si
2003 - 2008 : Ir Siti Nurhayati MM
2008 - 2013 : Drs H Taufiqurrahman
2013 - Sekarang : Drs H Taufiqurrahman